
KAMPUNGBERITA.ID -Kandasnya pembentukan Pansus Covid-19 DPRD Surabaya berujung pada perseteruan antara Ketua Fraksi Demokrat-NasDem Herlina Harsono Njoto dengan koleganya Imam Syafi’i yang jadi inisiator pembentukan pansus. Bahkan, koalisi Demokrat-NasDem terancam bubar, karena keduanya sudah tidak ada kecocokan lagi.
Kabar memburuknya hubungan mereka
akhirnya sampai juga ke telinga Ketua DPD NasDem Surabaya, Robert Simangunsong.
” Kita belum ada wacana sejauh itu (keluar dari koalisi), ” ujar dia.
Agar dirinya tahu permasalahan yang sebenarnya, maka Robert berencana memanggil tiga kadernya yang duduk di DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, Hari Santoso, dan Syaiful Bahri. ” Usai Lebaran nanti mereka akan kita panggil untuk menjelaskan apa yang terjadi, ” tandas dia.
Ditanya apakah kecewa dengan sikap ketua fraksi Demokrat-NasDem Herlina Harsono Njoto yang tidak satu suara, karena menolak Pansus Covid-19, sehingga p embentukan Pansus Covid-19 kandas? ” Ya dalam politik, kalah menang itu sudah biasa dan pembelot di detik-detik akhir juga biasa. Masalahnya, partai kita tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Kita tidak perlu kecewa. Semoga pada Pileg 2024, Partai NaaDem bisa membentuk fraksi sendiri, “tegas dia. KBID-BE
