KampungBerita.id
Nasional Teranyar

Yenny Wahid: Ikhtiar Langit Sudah Saya Lakukan, Tinggal Menunggu Ikhtiar Lahir Bang RR

Dr. Rizal Ramli, Ekonom Senior.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Persahabatan antara Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dengan ekonom senior Dr. Rizal Ramli (RR) tak lekang oleh waktu. RR dikenal sebagai sahabat setia Gus Dur, bersama Mahfud MD, Khofifah dan Luhut Binsar Panjaitan.

Saat Gus Dur menjadi Presiden, ekonomi Indonesia dipercayakan kepada Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Perekonomian. Karena itu, pada zamannya, ekonomi Indonesia dari minus hingga tumbuh 7 persen.

Demikian juga setelah Gus Dur tidak lagi menjadi presiden, persahabatan antara Gus Dur dan tokoh nasional ini menjadi semakin lengket. Bahkan, Gus Dur pernah mengungkapkan bahwa dia mempersiapkan mantan Menko Kemaritiman ini untuk menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kini, setelah Gus Dur wafat, persahabatan tersebut menurun ke anak Gus Dur, Yenny Zannuba Wahid atau dikenal dengan Yenny Wahid. Memang persahabatan antara RR termasuk dengan anak Gus Dur yang lain sudah terjalin saat Gus Dur masih hidup.

Bukti persahabatan itu juga dibawa Yenny Wahid saat berada di Madinah. Saat berada di Raudhah, Madinah, Yenny sempat mendoakan Indonesia agar selalu aman tenteram sentosa.

“Alhamdulillah dapat kesempatan berdoa agak lama karena dijaga oleh petugas dari ‘Minister of Hajj‘. Doa saya agar Indonesia selalu tenteram dan rakyatnya makmur sejahtera,” kata Yenny dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.

Yenny berujar bahwa iktiar langit sudah dilakukannya, tinggal menunggu ikhtiar lahir yang akan dilakukan oleh Rizal Ramli bersama kawan-kawannya.

“Ikhtiar langit sudah saya lakukan, tinggal ikhtiar lahir, Bang Rizal dkk yang berjuang,” sambung Yenny.

Bang RR, sapaan Rizal Ramli, saat dikonfirmasi terkait harapan putri Gus Dur itu menjawab dengan apresiasi tinggi. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Yenny atas doanya itu.

“Terima kasih Yenny atas doanya untuk bangsa kita. Sayang jika bangsa yang besar ini menghabiskan energi untuk hal-hal tidak membawa kedamaian, keadilan dan kemakmuran. ‘What a pity, what a loss of opportunity?’,” ujar ekonom yang di Jawa Timur dikenal dengan sapaan Gus Romli itu. KBID-DAY

Related posts

Dilaporkan ke Kejati, Pengadaan Mobil Sigap Pamekasan Diduga Dikorupsi

RedaksiKBID

Ning Ita Dorong Semangat Warga Lansia untuk Tetap Produktif

RedaksiKBID

BPB dan Linmas Surabaya Petakan Bencana, Fatkhur: Pemkot Bisa Terapkan Sistem Penanganan Berbasis IT

RedaksiKBID