KampungBerita.id
Kampung Raya Matraman Surabaya Teranyar

Kemenag Pastikan 521 JCH Kabupaten Kediri Berangkat Tahun Ini

Ilustrasi setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19, 521 JCH Kabupaten Kediri akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. @ KBID-2022

KAMPUNGBERITA.ID-Setelah dua tahun tertunda akibat adanya pandemi Covid- 19, Kementerian Agama Kabupaten Kediri memastikan para jemaah calon haji (JCH) di wilayahnya akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah ke Tanah Suci pada tahun ini.

Hal ini disampaikan Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Kediri, H. Abdul Kholiq Nawawi.
Dia menjelaskan, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Kementerian Agama untuk keberangkatan JCH di Jawa Timur, untuk kloter pertama masuk di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 3 Juni 2022. Kemudian pada 4 Juni 2022 mulai melakukan perjalanan menuju Madinah.

Soal persiapan, lanjut dia, Kemenag Kabupaten Kediri telah melakukan pengumpulan paspor dan dikirimkan ke provinsi. Dari pengumpulan tersebut, Abdul Kholiq menyebut, ada 1-2 orang yang masih perlu dilakukan pembaharuan agar tidak mengalami kedaluwarsa saat di tengah perjalanan melakukan ibadah.

Kemudian, Kemenag juga sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi Covid-19, baik tahap 1 dan tahap 2, serta vaksin tambahan khusus meningitis yang memang wajib dilakukan dan menjadi persyaratan untuk berangkat ke Tanah Suci pada 2022 kali ini.

“Dalam minggu-minggu ini, Kemenag juga akan melakukan pembinaan para JCH terkait Manasik Haji yang dilakukan di KUA Kecamatan dan dilakukan pula pembinaan Karu-Karom di Kemenag untuk memantapkan sistem organisasi dan hal-hal yang perlu disampaikan kepada JCH terkait pelaksanaan haji di masa pandemi Covid-19, “ujar dia seperti dilansir KBRN, Rabu (11/5/2022).

Disamping itu, Abdul Kholiq menyebut, terkait pembatasan kuota JCH yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, untuk wilayah Jatim mendapatkan kuota sekitar 15.000 JCH dan untuk kuota di Kabupaten Kediri adalah 521 JCH yang berhak berangkat dan sudah melakukan pelunasan, ” ungkap dia.

Abdul Kholiq menambahkan, mulai 9 hingga 20 Mei 2022 mendatang, pihaknya juga sedang melakukan kegiatan konfirmasi ulang pelunasan kepada para JCH untuk diterbitkan kuitansi baru sebagai bukti dari 521 JCH yang siap untuk berangkat pada 2022 kali ini. “Ini harus dilakukan karena ternyata masih banyak JCH yang tidak siap berangkat dengan berbagai alasan, seperti misalnya terkendala kondisi yang sedang sakit, pihak keluarga yang tidak masuk di kuota yang sama, sehingga memilih untuk tidak berangkat ke Tanah Suci pada 2022 kali ini,”pungkas dia. KBID-BE/KBRN

Related posts

Terpeleset saat Dahuli Dump Truk, Istri Pemotor Tewas Terlindas

RedaksiKBID

Libatkan Puluhan UMKM, Pemkot Geber Pasar Gotong Royong Ramadan di Tiga Kecamatan

RedaksiKBID

Optimalkan Pasar di Surabaya, PD Pasar Bisa Gandeng Investor, Komisi B: Terpenting Jangan Ada Pasar Mangkrak

RedaksiKBID