
KAMPUNGBERITA.ID – Proses audit terkait adanya dugaan penyelewengan dana BOPDA di lingkungan SMP Swasta yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya menjadi perhatian bagi jajaran MKKS SMP Swasta.
Erwin Darmogo selaku Koordinator MKKS SMP Swasta di Surabaya berharap, audit yang dilakukan oleh inspektorat dilakukan dengan metode yang jelas.
“Mulai dari kapan waktunya. Jadi tidak secara mendadak dan tiba-tiba. Ini agar kami bisa mempersiapkan berkas apa saja yang diperlukan,” kata Erwin.
Pria yang juga Kepala SMP YBPK 1 ini berharap pihak Inspektorat memberikan rambu-rambu yang jelas terkait materi audit. “Itu kami belum diberi tahu,” ujarnya.
“Kami harap ya kami diberi tahu apa apa saja yang harus kami siapkan untuk mempermudah proses,” tambah Erwin.
Sebelumnya, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Reni Astuti berharap apapun hasil audit yang dilakukan nanti tidak menganggu situasi kondusif di dunia pendidikan.
“Tadi kan Inspekotorat mengatakan jika audit masih berlangsung. Kami berharap, apapun hasilnya nanti Pemkot mengedepankan kebijakan yang tidak menganggu proses belajar mengajar,” kata Reni seusai dengar pendapat yang dilakukan bersama jajaran Pemkot Surabaya, Senin (3/9/2018).
Politisi PKS ini berpesan, apabila nanti ada temuan yang menyalahi peraturan maka Pemkot sebaiknya melihat asal muasal terjadinya hal itu.
“Siapa tahu itu dikarenakan adanya ketidakpahaman. Kalau itu yang terjadi maka harus ada pembinaan supaya mereka paham. Ini agar ke depannya tidak ada masalah lagi,” ujarnya.KBID-DJI

