KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Surabaya Teranyar

RT/RW Tambak Wedi Datangi DPRD Surabaya, Minta Lurah yang Dimutasi Dikembalikan dan Nama Baiknya Dipulihkan

Para Ketua RT/RW Tambak Wedi yang mengajukan permohonan hearing diterima oleh Buchori Imron di ruang kerjanya.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID –Perwakilan Ketua RT/RW se-Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Senin (14/7/2026) mendatangi Gedung DPRD Kota Surabaya. Kedatangan mereka untuk menyerahkan surat permohonan hearing.

Koordinator RT/RW Tambak Wedi, Tumaji mengatakan, kehadirannya di Gedung DPRD Kota Surabaya sebatas menyampaikan aspirasi terkait langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang memutasi Lurah Tambak Wedi, Muchamad Yusufian akibat laporan warga. “Apa yang dilakukan Pak Wali seperti yang viral di media sosial itu tidak manusiawi. Sebagai warga kami hormati kewenangan Wali Kota. Namun jangan di depan umum seperti itu,”ujar dia.

Tumaji menyampaikan, tujuan perwakilan RT/RW didampingi LPMK Tambak Wedi ke gedung wakil rakyat adalah ingin mengembalikan nama baik mantan lurah yang saat ini dimutasi sebagai Kasi Pemerintahan di Kelurahan Kalisari. “Selanjutnya, kami meminta agar yang dimutasi kemarin diangkat kembali sebagai Lurah di Tambak Wedi. Jadi tujuan kami hanya dua itu. Satu kembalikan nama baik Lurah kami yang saat ini telah dimutasi. Kedua kami ingin beliau diangkat sebagai Lurah Tambak Wedi. Karena itu, kami suarakan pada wakil kami di DPRD Surabaya ini,” terang Tumaji.

Setelah menerima tanda terima surat permohonan, mereka kembali dengan harapan segera mendapat kepastian untuk menyampaikan aspirasinya ke DPRD. “Alhamdulillah surat sudah diterima, kita tinggal menunggu kepastian jadwal untuk hearing. Semoga secepatnya kami bisa bertemu anggota dewan untuk menyampaikan langsung dua keinginan tersebut,”ungkap Tumaji.

Sementara anggota DPRD Kota Surabaya Buchori Imron yang menerima perwakilan RT/RW Tambak Wedi mengapresiasi niat baik perwakilan RT/RW Tambak Wedi yang ingin menyampaikan aspirasinya. Dia juga mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara yang baik. “Silakan menyampaikan aspirasi, itu hak rakyat. Saya hanya menyarankan tetap jaga etika dalam menyampaikan pendapat atau aspirasi dan jaga kondusifitas Surabaya. Kalau warga mengingatkan pemimpin ya itu bagus sebagai kontrol atas asa kemanusiaan,”terang dia KBID-BE

Related posts

Air Sungai Kalimas Tercemar, Tak Layak untuk Tumbuh Kembang Ikan

RedaksiKBID

Kunjungi Puspa Agro, Menteri Susi: Ekspor Ikan Diharapkan Tembus 14.000 HC

RedaksiKBID

Vaksinasi Hewan Ternak Tahap Pertama, Pemkot Surabaya Tergetkan 600 Sapi

RedaksiKBID