KampungBerita.id
Kampung Bisnis Teranyar

Sukses Budidaya Ayam Hias, ASN Sidoarjo Untung Belasan Juta Tiap Bulan

M Ridwan menunjukan ayam hias hasil budidayanya.@KBID2019

KAMPUNGBERITA.ID – Disela-sela kesibukan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo. M Ridwan warga Perum Taman Jenggala Sidokare Sidoarjo ini memiliki hoby memelihara ayam hias Eropa, setiap bulannya meraup belasan juta rupiah.

M Ridwan yang akrab di panggil Sony memang mulai sejak kecil sudah memiliki hoby memelihara ayam. Kemudian dua tahun yang lalu baru memulai memelihara ayam yang berasal dari daratan eropa.

“Awalnya kami melihat ayam-ayam asal Eropa itu di Batu. Kemudian kami mencoba untuk memelihara dengan cara membeli telur ayam tersebut dari Turki,” kata Sony.

Sony mengaku, bahwa membeli telur ayam dari Turki sebanyak sepuluh telur seharga Rp 5 juta. Waktu itu dia membeli 20 telur, setelah ditetaskan di rumah hanya 40 persen yang berhasil ditetaskan.

“Awal memelihara ayam dari Eropa ini berjenis Amirican Silkie dan Brahma. Karena ayam ini yang paling disukai, karena ada keunikan dari bulunya,” tambah Sony.

Tapi keduanya punya kesamaan. Sama-sama berbulu lebat. Bahkan saking lebatnya, mata Silkie hampir tidak terlihat. Bulunya lebat hingga ujung kaki. Putih, bersih, dan menggemaskan.

Selain dua jenis ayam itu kemudian Sony memelihara ayam hias lainnya. Di antaranya Serama, Chocin, Modern Game, dan Poland. Menurut dia, semua ayam tersebut lucu dan menggemaskan. Dia juga sukses mengawinsilangkan ayam Poland atau yang dikenal ayam jambul Eropa dengan ayam walik jawa. Jadilah ayam yang unik.

“Saat ini kami memiliki lebih dari seratus ekor ayam hias mulai dari anakan dan indukan. Bahkan sudah dijual belikan melalui online dan of line,” terang Sony.

Untuk harga ayam hias ini seperti jenis Amirican silkei untuk anakan yang baru berumur 2 minggu seharga Rp 1, 5 juta, sementara untuk indukan yang sudah dewasa seharga Rp 15 juta. Jenis Brama anakan Rp 250 ribu, untuk satu set indukan Rp 5 juta.

Sedangkan yang berjenis Poland untuk anakan Rp 250 ribu, untuk satu set indukan dibantrol Rp 3 juta. Untuk jenis
Modern game bantam ayam India anakan satu set indukan seharga Rp 1 juta. Sementara jenis Bantam Chocin tergantung bentuknya semaking bulat semakin mahal untuk anakan Rp 250 dan untuk indukan seharga Rp 3 juta.

“Cara merawat ayam-ayam itu sangat mudah yang penting harus telaten. Setiap bulan menghabiskan Rp 1,2 juta untuk membeli makanannya. Dan alhamdulillah setiap bulan kami berhasil meraup belasan juta rupiah,” pungkas Sony. KBID-TUR

Related posts

Komisi A Minta Pemkot Surabaya Gencar Merazia Warung Pangku di Daerah Pinggiran yang Langgar Perda

RedaksiKBID

Waspadai Orang Asing, Polresta Mojokerto Razia Tempat Kos

RedaksiKBID

Resmikan Rusunawa Gunung Anyar Sawah, Wali Kota Eri Cahyadi Prioritaskan untuk MBR

RedaksiKBID