KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Setelah Berpisah Lama, UPT PSTW Banyuwangi Pertemukan Lansia Telantar dengan Keluarga

Mbah Ummi berbincang dengan Kepala Sub Bagian TU UPT PSTW Banyuwangi Imron Fudholy.@KBID-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-Setelah beberapa tahun dirawat di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Banyuwangi, Mbah Ummi (92), penerima manfaat lansia asal Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, akhirnya bisa bertemu dengan keluarga tercintanya.

Awal mula, mbah Ummi dibawa ke UPT PSTW Banyuwangi karena yang bersangkutan adalah lansia tunanetra yang punya keterbatasan fisik. Namun hal itu tidak menghalanginya untuk beraktivitas sehari-hari di dalam UPT PSTW Banyuwangi.

Mbah Ummi sangat rajin mengikuti semua kegiatan yang dijadwalkan, semisal mengikuti bimbingan sosial dan keagamaan di dalam UPT.

Dalam hal Activity of Day Living (ADL), dia juga bisa mengerjakan sendiri termasuk mencuci pakaian dan melaksanakan kegiatan pribadinya.

Hanya saja kalau berjalan, dia harus dibantu dengan tongkat. Meski demikian, dalam hal salat dan ibadah di masjid yang ada di lingkungan UPT, mbah Ummi paling rajin. Pagi-pagi dia sudah bangun untuk melaksanakan salat subuh, dan salat fardhu berjamaah lainnya di masjid Al-Qodiri, yakni masjid yang ada di lingkungan UPT PSTW Banyuwangi.

Namun demikian, di tengah kegiatannya itu, Mbah Ummi kerap dijumpai oleh pegawai UPT sering merenung. Dia tampak sangat bersedih hati.

Mbah Ummi curhat dan bercerita kalau dirinya tidak pernah dikunjungi pihak keluarganya.

Melihat kesedihan yang dirasakan oleh orang tua tersebut, pihak UPT PSTW Banyuwangi berupaya untuk menyambungkan silaturahmi dengan keluarga yang mungkin masih ada.

Ternyata masih ada kerabatnya, yakni Yayuk, warga Ringinrejo, Kecamatan Bangorejo. Ia adalah pensiunan Kepala Sekolah SMPN 1 Genteng yang baru enam bulan.

Hal ini diketahui setelah dilakukan berbagai upaya mencari nomor kontak pihak keluarga.

Akhirnya, Minggu (25/2/2024), kerabatnya yang konon pernah dibesarkan oleh mbah Ummi itu datang ke UPT PSTW Banyuwangi.

Yayuk mengaku tidak tega melihat kondisi mbah Ummi yang terus bersedih dan selalu merindukan keluarga.

Setelah keduanya bertemu, Mbah Ummi tampak sangat bahagia. Bahkan, pihak keluarga sepakat secara berkala akan menjenguk mbah Ummi.

Yayuk, warga Ringinrejo, Kecamatan Bangorejo mengunjungi Mbah Ummi yang konon pernah membesarkannya saat masih kecil. @KBID-2024.

Ini karena pihak keluarga belum berkenan mengajak mbah Ummi berkumpul kembali bersama keluarga, karena kesibukan dan juga tidak semua anggota keluarga menyetujui hal tersebut.

Yang jelas, keberhasilan mempertemukan keluarga yang terpisah ini adalah upaya kesekian kali pihak UPT PSTW Banyuwangi bisa menyatukan (reunifikasi) lansia telantar dengan pihak keluarga. Hal ini tentu sangat membahagiakan bagi pegawai yang ada di sana.

Kepala UPT PSTW Banyuwangi, Drs Agung Pambudi MSi melalui Kepala Sub Bagian TU, M. Imron Fudholy menyampaikan menyambungkan silaturahmi adalah sebuah perbuatan yang Insya Allah mendapatkan pahala besar dari Allah SWT.

Agung Pambudi menegaskan, lansia yang ada di UPT PSTW Banyuwangi akan tetap dilayani dan dirawat dengan sepenuh hati. Karena memang itu adalah tugas dan fungsi UPT PSTW Banyuwangi yang terletak di Jalan Raya Jember 186, Glenmore, Banyuwangi.

“Semoga ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua bahwa di manapun kita berada harus tetap menjalin silaturahim dan ukhuwah Islamiyah dengan keluarga,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Alasan Penyegaran, PSI Copot Ketua Fraksi di DPRD Surabaya

RedaksiKBID

Terkait Keberadaan Aset Milik Pemkot Surabaya, Komisi A Minta Dinas Koordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan

RedaksiKBID

Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya Keliling Puskesmas Bagikan Vitamin C

RedaksiKBID