KampungBerita.id
Kampung Raya Olahraga Surabaya Teranyar

Desakan Kongres PSSI Jatim Menguat, Forum Silaturahmi Ancam Serbu PSSI Pusat

Forum Silaturahmi Sepak Bola Jatim mendesak PSSI segera menggelar Kongres PSSI Jatim.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Tekanan kepada PSSI Pusat agar segera menggelar Kongres Pemilihan PSSI Jatim semakin kencang. Forum Silaturahmi yang terdiri dari Askab/ Askot dan klub sepak bola se-Jatim menilai penundaan kongres memperkeruh situasi organisasi dan berpotensi mengganggu agenda besar, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.

Calon Ketua Umum PSSI Jatim, Raja Siahaan menyatakan mayoritas pemangku kepentingan di daerah menginginkan percepatan kongres. Karena, menurut mereka penundaan hanya memperpanjang ketidakpastian. “Saya sepakat, semakin cepat kongres digelar semakin baik. Tapi kami tetap menghormati langkah Plt Asprov Jatim yang akan mengirim surat ke PSSI Pusat untuk meminta kepastian jadwal,” ujar Raja, Kamis (30/4/2026

Raja sebelumnya bertemu Plt Ketua PSSI Jatim, Khairul Anwar, beberapa hari lalu. Khairul berjanji mengirim surat resmi ke PSSI Pusat pada 5 Mei 2026. Sesuai statuta, PSSI Pusat memiliki waktu 14 hari untuk memberikan respons, yang akan menjadi dasar langkah Raja selanjutnya.

Sikap lebih tegas datang dari Juru Bicara Forum Silaturahmi Sepak Bola Jatim, Saiful Anwar. Dia menyebut kondisi sepak bola Jatim saat ini sudah meresahkan, terutama terkait penunjukan pelaksana tugas (Plt) yang dinilai menyalahi aturan. “Penunjukan kepengurusan oleh Plt jelas melanggar. Seharusnya itu kewenangan Ketua Umum PSSI yang definitif. Ini membuat situasi semakin tidak kondusif,” tegas Saiful.

Dia menambahkan, sekitar 18 kabupaten/kota di Jatim masa kepengurusannya akan segera berakhir. Karena itu, solusi paling tepat adalah segera menggelar kongres pemilihan. “Kalau kongres tidak segera dilaksanakan, kami siap bergerak ke Jakarta. Ini serius, bukan ancaman. Kami ingin kepastian,” tegas Saiful juga mengingatkan potensi boikot sepak bola yang bisa merembet ke futsal dan sepak bola putri jika konflik berlarut.

Hal senada diungkapkan Ketua PSSI Kabupaten Pamekasan, Abdul Rozak. Dia menyatakan kesiapannya mengerahkan massa besar menyerbu Kantor PSSI di Jakarta. Bahkan, dia menyiapkan 20 bus, sementara setiap Askab ditargetkan mengirim sekitar 200 orang. “Jika seluruh Askab dan Askot bergerak, jumlah massa bisa mencapai ribuan. Ini untuk memastikan kongres segera terlaksana dan organisasi kembali normal,” ungkap Rozak.

Lebih jauh, dia menilai penundaan kongres serta penunjukan Plt di berbagai daerah membahayakan stabilitas dan membuat program pembinaan mandek. “Seharusnya setelah proses pencalonan selesai, kongres tinggal dilaksanakan. Tapi justru diundur dan muncul Plt di mana-mana. Ini berbahaya,” tegas dia.

Forum silaturahmi memastikan akan terus mengawal proses hingga kongres pemilihan digelar dan kepengurusan definitif PSSI Jatim terbentuk. Mereka berharap PSSI Pusat segera memberikan kepastian demi masa depan sepak bola Jatim. KBID-BE

Related posts

Sengaja Sebar Hoaks, Gus Ipul: Ratna Sarumpaet Layak Masuk Penjara

RedaksiKBID

Dinilai Lamban, Fraksi PDI-P Akan Evaluasi Kinerja Ketua Komisi D

RedaksiKBID

Garda Bangsa Surabaya Siap Menangkan MAJU di Pilwali Surabaya

RedaksiKBID