KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Fraksi PKS Surabaya Dukung Langkah Wali Kota Optimalkan Aset untuk Genjot PAD

Ketua Fraksi PKS Surabaya, Cahyo Siswo Utomo.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Fraksi Partai Kesejahteraan Rakyat (PKS) DPRD Kota Surabaya mendukung langkah Wali Kota Eri Cahyadi mengoptimalkan aset dan penambahan titik reklame guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dukungan ini disampaikan
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo. Menurut dia, selain mendukung, Fraksi PKS juga mendorong Pemkot Surabaya memiliki kreativitas dan inovasi baru untuk meningkatkan PAD. “Kreativitas ini sangat urgen. Mengingat
Pemerintah Pusat melakukan pemotongan transfer dana daerah hingga mencapai Rp1,3 triliunan,”ujar dia, Senin (17/11/2025).

Meski demikian, Cahyo yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini mengimbau Pemkot Surabaya agar tidak hanya fokus mengoptimalkan aset dan reklame saja, namun juga menyasar sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Jadi ada anggaran yang kurang dari Pemerintah Pusat sekitar Rp 1,3 triliunan. Kalau pemkot ingin menguatkan aset dan titik reklame itu mungkin juga bisa, selain tetap fokus pada sektor pajak PBB yang masih tinggi,”ungkap dia.

Untuk itu, lanjut Cahyo, jika Pemkot Surabaya benar-benar serius melakukan optimalisasi aset, karena banyak aset yang belum dikelola secara maksimal, maka harus punya kreativitas dan inovasi-inovasi baru. Misalnya, membuat tenant besar asalkan tidak bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) maupun perundang-undangan yang berlaku. “Aset Pemkot yang tidur kan cukup banyak, maka harus bisa lebih kreatif untuk dioptimalkan. Misalnya tenant-tenant besar mungkin ada yang berinvestasi disewakan sepanjang itu tidak bertentangan dengan peraturan perundangan.” tutur Cahyo.

Sedangkan untuk penambahan titik reklame, dia mengingatkan Pemkot Surabaya mengacu pada peraturan lingkungan hijau dan peraturan lainnya. “Kalau titik reklame iya, tapi kita juga harus tetap berpedoman pada peraturan terkait dengan lingkungan hijau dan sebagainya. Ini pernah saya sampaikan di waktu sebelumnya,” tandas dia.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, proyeksi PAD 2026 sekitar Rp 8 triliun, akan didorong melalui optimalisasi aset daerah dan peningkatan pendapatan dari sektor pajak reklame. “Jadi dari setiap tahun (PAD) kita kan sekitar Rp 8 triliun, tapi nanti insyaallah tahun depan kita akan banyak melakukan optimalisasi aset yang akan kita gunakan. Jadi jangan sampai mangkrak, disewakan saja biar ada pemasukan,” tandas dia.

Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyebut, Pemkot Surabaya akan menambah titik reklame sebagai salah satu langkah strategis untuk menggenjot pendapatan daerah. “Yang kedua kita akan menaikkan (PAD) dari reklame. Jadi nanti di posisi jalan itu bisa neon box sehingga bisa terang, tapi yang bayar listrik bukan kita. Kita mendapatkan (dari) pendapatan,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Hasil Swab Positif Covid 19, Dua Warga Desa Bendung Mojokerto Dievakuasi

RedaksiKBID

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Demokrat-Nasdem Berpulang

RedaksiKBID

Kapolresta Sidoarjo Pantau PTM dan Vaksinasi di SMK 1 Krian

RedaksiKBID