KampungBerita.id
Headline Teranyar

Jual Diri, Tarif Vanessa Angel Rp 80 Juta Sekali Kencan, Polisi Buru Puluhan Artis Lain

Mengenakan gaun ungu, Vanessa Angel digelandang petugas usai ditangkap di kamar hotel di Surabaya

KAMPUNGBERITA.ID – Artis Vanessa Angel (VA) dan Avriellya Shaqqila (AS) ditangkap terkait prostitusi online. Keduanya ditangkap dalam sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (5/1) sekitar pukul 12.30 siang.

“Ada dua artis dari Jakarta dan dua wanita lainnya di dua kamar yang berbeda,” kata Wakil Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara saat penangkapan.

Langkah polisi ini merupakan bagian dari penyelidikan selama sebulan lalu atas dugaan prostitusi online. Pihak penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur masih melakukan pemeriksaan intensif kepada mereka. Polisi kemudian meringkus keduanya karena terlibat prostitusi online. Keduanya ditangkap bersama sejumlah orang dari sebuah hotel di Surabaya.

“Tarifnya yang satu Rp 80 juta, satunya Rp 25 juta. Kami melakukan penyelidikan selama satu bulan,” kata Wadir Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara.

Diketahui, artis Vanessa Angel membanderol harga Rp 80 juta buat sekali kencan. Sementara Avriellya Shaqqila membanderol harga Rp 25 juta untuk sekali ‘main’. Polisi mengungkap pria yang ‘memesan’ Vanessa Angel adalah seorang pengusaha. Sayang, polisi enggan menyebut nama maupun inisial si pengusaha.
“Dia pengusaha (yang memboking),” tuturnya.

Avriellya dan Vanessa usai menjalani pemeriksaan di Polda Jatim

AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengungkapkan, dua artis VA dan AS diciduk di dua kamar Hotel di Surabaya. Mereka terlihat sedang melayani pelanggannya.

“Berbeda kamarnya, di salah satu hotel di Surabaya, sedang berhubungan badan. Ini masih proses penyidikan,” tutur Arman.

Arman mengatakan bahwa dalam penyelidikan oleh anggota Subdit Cyber Ditreskrimsus, tarif yang diterima kedua artis berbeda. Satu artis tarifnya Rp 80 juta, sedangkan satunya Rp 25 juta.

“Ini sudah kami penyelidikan satu bulan, artis bolak-balik Jakarta-Surabaya,” kata Arman.

Arman juga menyebut bahwa yang digelandang ke Polda Jatim ada 6 orang. “Kami on the spot (TKP) mengamankan empat orang saksi, dua artis, dua manajemen, satu tersangka yang diduga melaksanakan transaksi elektronik prostitisi,” ucap Arman.

Arman menegaskan, kasus ini bisa dibongkar bermula dari informasi masyarakat bahwa ada kegiatan transaksi prostitusi di wilayah hukum Polda Jatim.

Transaksi prostitusi itu dilakukan oleh dua orang, sementara sebagai korban dan ada empat saksi sementara satu mucikari.

“Setelah itu, melakukan penyelidikan melalui media sosial,” ujar Arman.

Sementara kemarin, Kepolisian terus mengembangkan kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila. Sekitar pukul 22.15 Wib, penyidik kembali menggiring seorang perempuan masuk ke ruangan penyidik.

Perempuan berambut sebahu dan mengenakan sweater berwarna merah muda agak gelap itu dikawal oleh beberapa penyidik setelah turun dari mobil. Informasinya, perempuan yang terlihat berumur sekitar 40 tahunan itu diciduk polisi dari Jakarta.

Saat masuk ruangan, ia hanya menundukkan muka dan terus menutupi wajahnya. Tidak sepatah katapun dikeluarkannya. Ia pun langsung memasuki ruang pemeriksaan, yang terlihat sama dengan ruangan yang baru saja dimasuki oleh artis VA.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi yang datang belakangan, enggan menerangkan siapa perempuan yang baru datang tersebut. Ia juga enggan menjelaskan, apa hubungannya dengan kasus prostitusi artis ini.

“Saya tidak tahu ya…nanti saja dijelaskan, nanti ya. Saya juga belum tahu,” ujarnya.
Diduga masih ada puluhan artis Tanah Air yang juga ikut menjajakan diri ke lelaki hidung belang lewat seorang muncikari secara online.

AKBP Harissandi mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan para saksi, data dan alat bukti yang ada. Termasuk transaksi via telepon genggam.

“Ini masih tahap pemeriksaan melalui percakapan handphone-nya,” kata Harissandi di Mapolda Jawa Timur, Minggu (6/1).

Sementara berdasarkan data yang dikumpulkan penyidik, termasuk melalui percakapan telepone genggam menyebut, ada nama puluhan artis yang dijual untuk pemuas nafsu para lelaki hidung belang. Sayang Harissandi enggan menyebut beberapa nama artis yang teribat dalam kasus yang ditanganinya. “Ada artis juga.”

Untuk membidik puluhan artis lain,Ssubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menyita akun media sosial milik Vanessa Angel dan Avriella Shaqqila. Penyitaan dilakukan untuk mengungkap keterlibatan artis lain.
AKBP Harissandi mengatakan pihaknya saat ini tengah memeriksa percakapan yang ada di akun media sosial kedua artis tersebut untuk mengungkap adakah keterlibatan artis lain dalam kasus prostitusi daring itu.
“Masih dalam pemeriksaan barang buktinya melalui percakapan. Handphone dari artisnya sendiri maupun dari mucikarinya diamankan sebagai barang bukti,” kata dia.

Harissandi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih memeriksa intensif lima orang, yakni Vanessa Angel, Avriella Shaqqila, satu asisten, dan dua mucikari untuk memastikan tersangka dari kasus tersebut.
“Statusnya mereka saat ini masih saksi. Besok akan dirilis oleh Kapolda Jatim,” ujar Harissandi.

Sementara usai menjalani pemeriksaan, Vanessa Angel didampingi pengacara dan sahabatnya, artis Jane Shalimar keluar dari ruang penyidikan sekitar pukul 16.45 WIB. Dia kemudian menyampaikan permintaan maaf.
“Saya Vanessa Angel menyampaikan permintaan maaf atas opini dan asumsi yang terbentuk di masyarakat,” kata Vanessa di Polda Jawa Timur, Minggu (6/10).

Dia menyadari bahwa telah melakukan kesalahan dan kekhilafan dengan ikut menjadi artis penyedia jasa esek-esek secara online dengan tarif Rp 80 juta sekali kencan. “Saya menyadari bahwa kesalahan dan kekhilafan yang saya lakukan telah merugikan banyak orang,” katanya.

Selain itu, VA juga bersedia kooperatif untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang dilakukan Polda Jawa Timur. “Ke depan saya akan mengikuti prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian. Terima kasih,” pungkas VA.

Sementara itu, selang satu jam setelah VA keluar, artis AS juga keluar dari ruang penyidikan. Sambil terisak dia turut meminta maaf kepada masyarakat atas tindakan yang dia lakukan.

“Saya Avriellia meminta maaf kepada seluruh publik dan seluruh awak media yang selama ini sudah dengan saya. Mengenai saya yang telah membuat sebuah kesalahan dan kekhilafan khususnya saya meminta maaf kepada kepolisian atas tindakan yang tidak patut dicontoh,” ungkap AS.
Sementara Jane Shalimar enggan berkomentar banyak terkait kasus sahabatnya itu. “Yang penting adalah saya mau melihat keadaan dia dulu,” kata Jane.

Bersama tim kuasa hukum, Jane mengaku akan turut mendampingi semua proses hukum yang dijalani Vanessa. “Pokoknya ke depan yang berkaitan dengan proses hukum, tim kuasa hukum yang akan menjelaskan,” tandas Jane.KBID-SIA

Related posts

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang, Buleks Akui Kehilangan Teman Seperjuangan

Baud Efendi

2022, Pemkot Surabaya Terima 24 Fasum dari Pengembang Senilai Rp 1,3 T

RedaksiKBID

KRI Hiu 634 Gagalkan 25 kontainer Ilegal Berisi Barang Bekas

RedaksiKBID