Kasus Investasi Bodong PT RHS, Pengurus : “Bukan Bodong Tapi Bangkrut”

Pengurus PT RHS saat memberikan klarifikasi.@KBID2019

KAMPUNGBERITA.ID -Tidak mau dituduh melakukan investasi bodong, pengurus PT Rofiq Hanifah (RHS) group memberikan klarifikasi.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Bidang sosial PT RHS Cabang Mojokerto Sumargi. Disampaikan, jika bisnis yang mereka lakukan selama ini adalah murni usaha dan bukan fiktif. “Kami punya beberapa unit usaha diantaranya kawasa rekreasi dan beberapa toko bangunan di wilayah Kediri dan Blitar, ” terangnya.

Kepada para pemegang saham setidaknya sudah pernah ada penawaran bahwa apakah investasi mereka akan dilanjutkan apa tidak dan mereka menyatakan dilanjutkan. Hingga akhirnya pada April 2018 perusahaan yang dimiliki PT RHS satu persatu bangkrut.

Dari sinilah pembayaran uang bagi hasil mulai tersendat dan sampai saat ini belum terselesaikan. “Ini yang membuat para jamaah menjadi resah, ” tambahnya.

Seperti diinformasikan, akibat tersendat nya pembayaran uang bagi hasil ini sebanyak 109 warga Mojokerto mengalami kerugian hingga mencapai Rp 7 Milyar. Merasa tidak ada penyelesaian, kasus inipun secara resmi dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota. KBID-FFA