KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Resmi Jabat Ketua DPRD, Syaifuddin Zuhri Komitmen Perkuat Sinergi Pemkot Surabaya-DPRD untuk Kesejahteraan Warga

Syaifuddin Zuhri usai penandatanganan berita acara pelantikan penetapan Ketua DPRD Kota Surabaya 2024-2029 menggantikan almarhum Adi Sutarwijono.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID
Setelah resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2024–2029 menggantikan almarhum Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal legislatif dan meningkatkan sinergi dengan Pemkot Surabaya.

Dia menyampaikan, langkah awal yang akan dilakukannya adalah menyatukan seluruh anggota DPRD yang berjumlah 50 orang, meski berasal dari latar belakang partai politik berbeda.“Jadi yang utama adalah bagaimana mensinergikan dan mengompakkan seluruh anggota DPRD. Kita memang berbeda partai, tetapi memiliki satu tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat,”beber dia.

Untuk itu, politisi senior PDI-P ini menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara DPRD dan Pemkot guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, kondusif, dan berpihak pada masyarakat. “Ke depan, kami akan terus membangun sinergi dengan Pemkot Surabaya agar kebijakan yang dihasilkan di benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat,” tandas dia.

Lebih jauh, Kaji Ipuk, sapaan Syaifuddin Zuhri menyebut dalam waktu dekat juga akan intens membangun komunikasi dengan seluruh anggota DPRD, serta menjalin silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan (LSM).

Menurut dia, masukan dari berbagai pihak sangat penting guna menghasilkan pemahaman yang komprehensif dalam merumuskan kebijakan pembangunan kota. “Kita butuh banyak saran dan pendapat agar bisa membaca kondisi Surabaya secara utuh. Kuncinya adalah kerja sama dan keterbukaan terhadap berbagai aspirasi,” jelas dia.

Terkait program prioritas, Kaji Ipuk menegaskan, DPRD akan mendukung pembiayaan pembangunan yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur seperti jalan.

Dia juga menyoroti dinamika kondisi ekonomi global, khususnya fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, yang dinilai dapat memengaruhi biaya pembangunan jika proyek ditunda. “Kalau pembangunan ditunda tiga sampai lima tahun, belum tentu harga tetap sama. Justru bisa jauh lebih mahal. Maka kami akan mendukung pembiayaan yang benar-benar memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi rakyat,” tutur dia.

Selain itu, lanjut dia, DPRD juga akan memberi perhatian pada penataan pasar tradisional agar lebih tertib, bersih, dan menjadi tujuan masyarakat, termasuk penertiban aktivitas pemotongan unggas di area pasar.

Terkait sejumlah anggaran yang masih belum jelas, dia mengakui pihaknya belum melakukan evaluasi secara menyeluruh. Dia memastikan pembahasan lebih detail akan dilakukan bersama seluruh anggota DPRD dalam waktu dekat. “Kami belum masuk pembahasan detail. Nanti setelah ada pembahasan dan koordinasi lebih lanjut, baru bisa kami sampaikan secara lengkap,” pungkas dia.

Sementara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, berharap pelantikan Ketua DPRD Kota Surabaya definitif dapat mempercepat sinergi antara eksekutif dan legislatif demi pelayanan yang lebih baik bagi warga. “Semoga dengan pelantikan hari ini, kinerja bersama antara Pemkot Surabaya dengan DPRD bisa bertambah lebih cepat lagi. Insyaallah pelantikan ini akan lebih bermanfaat untuk masyarakat Kota Surabaya,” ujar Eri Cahyadi usai pelantikan, Rabu (6/5/2029).

Dia menekankan kolaborasi antara Pemkot dan DPRD menjadi kunci agar program-program pembangunan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.KBID-BE

Related posts

Dikenalkan PKB sebagai Calon Wakil MA, Mujiaman Ditegur Risma

RedaksiKBID

Penghuni Apartemen Sulit Didata, DPRD Surabaya Revisi Perda Adminduk

RedaksiKBID

Delegasi Negara Antigua Tertarik Pelajari Penerapan Ultrasonic Smart Water Meter di Perumda Air Minum Surabaya

Baud Efendi