Toni: Kalau Siap Menang, Kenapa harus Curang

Arif Fathoni SH.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni mengingatkan agar jajaran Pemkot Surabaya untuk memantau agar relawan-relawan yang dibiayai oleh APBD tidak terlibat dalam proses politik praktis jelang Pilwali.

Hal ini terkait adanya dugaan keterlibatan relawan Bumantik maupun Cakkun untuk menjadi relawan Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi.

“Kan kasihan mereka ini diseret-seret dalam politik praktis. Meskipun kemudian dibantah jika mereka menjadi relawan dengan sukarela, tapi kan faktanya tidak begitu,” kata Toni, Rabu (20/2/2020).

“Kalau memang siap menang, kenapa harus curang,” tambah pria yang lama berprofesi sebagai jurnalis ini.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Golkar di DPRD Surabaya ini mengingatkan terkait resiko jika hal itu terus dibiarkan. “Tinta emas yang ditorehkan oleh Wali Kota Risma selama ini bisa tercoreng,” katanya.

“2.3 juta penduduk Surabaya ini kan belum tentu pilihannya sama, kalau mereka menganggap yang dilakukan Bu Risma ini kurang tepat kan bisa berdampak. Maksud kami mengingatkan ini agar Bu Risma bisa mengakhiri masa jabatannya dengan khusnul khotimah,” pungkas Toni. KBID-DJI