KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Komisi A DPRD Surabaya Berharap IKD Terkoneksi dengan Seluruh Layanan

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.@KBID2025
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.@KBID2025

KAMPUNGBERITA.ID – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendorong Dispendukcapil agar program Identitas Kependudukan

Digital (IKD) bisa lebih dimasifkan agar ke depan bisa berfungsi di semua layanan. Bahkan di lintas dinas dan instansi, termasuk di perhotelan.

Dia mengatakan bahwa akan menggelar   pertemuan dengan Lurah dan Camat mendorong kepada agar para Camat dan Lurah bergerak lebih masif, supaya warganya menggunakan layanan adminduk secara mandiri.

“Karena diharapkan sebenarnya pada gelaran Pemilu kemarin di tahun 2024, IKD ini bisa menggantikan KTP secara fisik dan Ini akhirnya kita menetapkan sebagai sebuah target untuk Dispendukcapil bahwa IKD ini harus tuntas sebelum gelaran pemilu di 2029,” ujar Yona, Rabu (18/6/2025).

Pria yang akrab disapa Cak YeBe ini menyampaikan agar Dispendukcapil Kota Surabaya bisa menggerakkan jajaran terendah yakni Camat dan Lurah guna menuntaskan ketercapaian IKD menggantikan fungsi KTP secara fisik. Karena itu layanan mandiri IKD ini kita dorong semasif mungkin.

“Dalam hal ini juga tentang fungsi IKD itu sendiri supaya Kadispendukcapil bisa memberikan sebuah intervensi kepada dinas dan instansi terkait termasuk perbankan agar IKD ini bisa difungsikan untuk syarat-syarat dalam hubungan perbankan termasuk di PHRI.

Bahwa dalam hotel pun kami meminta agar Dispendukcapil menjalin kerjasama bisa difungsikan yang biasanya kalau kita itu Chek in di hotel harus menggunakan KTP fisik, maka seharusnya IKD ini bisa difungsikan,” paparnya.

Ditanya terkait jumlah penduduk yang mencapai 3 juta lebih dengan rencana pemekaran daerah pemilihan (Dapil) di Pemilu 2029, Yona menjawab bahwa hal itu nanti akan dibahas berikutnya. Karena pihaknya masih harus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu serta Pemkot Surabaya sendiri.

“Dalam waktu dekat kita akan memanggil dengan rekan-rekan KPU dan Bawaslu Kota Surabaya dulu terkait dengan wacana apakah dengan jumlah penduduk kita yang sudah bertambah ataupun kalau Pemilu lalu kan yang diambil dari tahun 2022, semester kedua yang itu masih 2 juta 900 sekian. hanya kurang 2 ribu saja,” bebr Cak YeBe. KBID-PAR-BE

Related posts

Ipong Targetkan NasDem Jadi Pemenang Pemilu di Jatim

RedaksiKBID

Persoalan Warga dan SPBU Shell Belum Tuntas, Komisi C DPRD Surabaya Segera Gelar Mediasi

RedaksiKBID

Dishub Kota Mojokerto Gencar Tertibkan Parkir Sembarangan

RedaksiKBID