KampungBerita.id
Matraman Teranyar

Walikota Mojokerto Pimpin Anev Percepatan Penanganan Covid-19

KAMPUNGBERITA.ID – Berdasarkan peta zonasi PPKM Mikro pada bulan Juni di Kota Mojokerto sudah ada dua wilayah yang menjadi zona merah. Tentu hal ini menjadi atensi khusus bagi Satgas Penanganan Covid 19 Kota Mojokerto.

Untuk langkah percepatan penanganan Satgas Covid-19 menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) di Ruang Sabha Mandala Madya dipimpin Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Wali kota perempuan pertama ini menyampaikan bahwa pemerintah kota telah berupaya sekuat tenaga bersinergi dengan seluruh stake holder, untuk menekan angka keterpaparan Covid-19 di wilayah Kota Mojokerto, diantaranya mengaktifkan kampung tangguh, menggelar operasi yustisi berkala, hingga melakukan upaya tracing secara masif jika ditemukan warga terkonfirmasi positif. Tentunya peran serta masyarakat juga sangat diperlukan.

“Kita berharap agar warga yang merasa memiliki gejala terpapar covid tidak merasa malu atau enggan untuk segera melakukan isolasi dan melaporkan kondisinya, ” terang wali kota.

Dalam kesempatan ini Wali kota Ning Ita menjelaskan bahwa belajar dari dua kluster yang terjadi di Kota Mojokerto dapat disimpulkan jika kesadaran untuk taat protokol kesehatan masih kurang. Untuk itu ia berpendapat selain peningkatan operasi yustisi perlu dipertimbangkan adanya reward bagi masyarakat yang berani melaporkan adanya pelanggaran protokol kesehatan atau menemukan gejala covi-19 disekitar mereka.

Terkait rendahnya tingkat kedisiplinan masyarakat, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofig Ripto Himawan berpendapat dibutuhkan adanya figure yang memaksa untuk patuh terhadap Protokol Kesehatan. Seperti halnya penambahan tim covid hunter tidak hanya dari Polresta tapi juga dari Satpol PP.

Rofiq menambahkan bahwa selain figure yang memaksa, hal yang tidak kalah penting adalah edukasi secara prefentiv dan masif untuk terus mengingatkan masyarakat agar patuh terhadap Protokol Kesehatan.
“Kalau bisa dalam setiap khutbah salat jum‘at harus selalu menyelipkan terkait protokol Kesehatan sehingga bisa tersampaikan secara masif, ” pungkas Kapolresta. KBID-FFA

Related posts

Jelang HUT RI ke-73, Parajin Lambang Burung Garuda Kebanjiran Pesanan

RedaksiKBID

Bahas Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan, Pakar Literasi Dorong Layanan ‘User Friendly’ dan Digitalisasi Perpustakaan di Surabaya

RedaksiKBID

Terkait Netralitas ASN, Gubernur Jatim Jalankan Seluruh Rekomendasi KASN

RedaksiKBID