Cegah Penyebaran Corona, Pemkot Malang Tutup Sementara Tempat-tempat Usaha

Kasatpol PP Kota Malang Priyadi didampingi Camat Lowokwaru Imam Badar, saat mengingatkan pengelola internet Game Online di Jalan Borobudur, Kota Malang, Jumat (20/03) menjelang dini hari. @KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID- Pemkot Malang menggelar  operasi gabungan terdiri dari Satpol PP dan Polresta Malang Kota serta KODIM 0833 Kota Malang dalam  rangka sosialiasi Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang nomor 6 Tahun 2020.

Sosialisasi tersebut berkaitan tentang penutupan sementara  tempat hiburan (klub malam) dan cafe, panti pijat, dan banyak lagi lainnya. Sesuai ketentuan berlangsung sampai tanggal 29 Mei 2020 nanti.

Operasi gabungan sosialiasi SE dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Malang Priyadi. Tim gabungan dibagi untuk lima Kecamatan, setiap Kecamatan terdiri dari belasan personil. Guna menyisir lokasi sasaran sekaligus mensosialisasikan kepada pemilik usaha, Jumat (20/03) malam.

Lebih jauh Priyadi mengatakan, dari belasan lokasi yang kita sisir di setiap Kecamatan. “Menunjukkan pemilik usaha sebagian sudah ada yang paham. Namun sebagian lagi belum paham, dianggapnya isu atau masih belum menerima SE nomor 6 tersebut,” kata Priyadi.

Di wilayah Kecamatan Lowokwaru sendiri yang saya pimpin langsung, lebih dari 7 warung atau cafe buat tongkrongan anak muda. “Langsung kami lakukan sosialiasi, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Sesuai SE Wali Kota,” terang Priyadi.

Kembali Priyadi menuturkan, kawasan Jalan Simpang Gajayana, kawasan dekat Kelurahan Merjosari Lowokwaru Kota Malang. Terdapat ratusan pemuda tersebar diberbagai cafe Jalan Simpang Gajayana tersebut. “Kami berkesempatan besar menginstruksikan kepada mereka sekaligus pemilik usahanya,”  tuturnya.

Di tempat terpisah, tim gabungan masih mendapatkan aktifitas di Mall Dinoyo Teather plus karaoke Happy Puppy. Langsung kita himbau, besok Sabtu (hari ini, red) sudah tidak boleh lagi beraktifitas sampai batas ketentuan 29 Mei 2020 nanti.

Lebih tragis lagi, sambung Priyadi, karaoke Studi One (SO) di Jalan Borobudur juga aktif di dalamnya. Namun nampak dari mengelabui model tutup rapat. Ditambah lagi, internet Game online Centro di sisi timurnya SO. “Kami pantau kedapatan banyak anak usia sekolah SD dan SMP, di jam 10 malam lebih masih ada di sana,” bebernya.

“Kami sangat menyayangkan kepada orang tua dari anak – anak itu, jam segitu masih berkeliaran di internet. Harapan kami perlunya masyarakat atas kerjasamanya untuk sama – sama menuntaskan wabah Corona ini,” imbuhnya.

Hasil dari Kecamatan lainnya, menurutnya, ada satu atau dua dari pemilik usaha sedikit bereaksi. Ketika dilakukan sosialiasi dan informasi adanya penutupan sementara. Akan tetapi, hasilnya landai – landi nihil gejolak. “Sesuai hasil laporan dari jajaran, Klojen ada 13 titik, Sukun ada 14 titik, Kedungkandang ada 15 titik, Belimbing 14 titik. Terakhir, Lowokwaru 10 titik lebih,” pungkasnya. KBID-WAN