KampungBerita.id
Bumi Malang Kampung Raya Nasional Surabaya Teranyar

Muhammadiyah Kembangkan Ribuan WarungMU, Jatim sebagai Proyek Percontohan

Sutrisno Lukito dan tim sedang melakukan sosialisasi Distribution Center Muhammadiyah kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah di 10 kabupaten/kota di Jatim.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Dimotori anggota Dewan Pakar Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Sutrisno Lukito,
Muhammadiyah memulai langkah besar Jihad Ekonomi dengan mengembangkan Distribution Center Muhammadiyah (DC MU) sebagai fondasi mengembangkan puluhan ribu WarungMU.

Gerakan ini sudah dimulai dengan memilih Jawa Timur sebagai proyek percontohan.

“Untuk tahap awal kita mengembangkan 10 Distribution Center Muhammadiyah di sepuluh kota/kabupaten di Jawa Timur,” ujar Sekretaris Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Malang, Imam Abda’I, Sabtu (3/5/2025).

Saat ini, Sutrisno Lukito dan tim sedang melakukan sosialisasi Distribution Center Muhammadiyah kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah Kediri, Malang, Mojokerto, Surabaya Situbondo, Jember, Nganjuk, dan daerah lainnya.

Distribution Center Muhammadiyah menjadi pusat distribusi barang yang diproduksi masyarakat, UMKM, dan warga Muhammadiyah dalam satu kota/kabupaten.
Distribution Center Muhammadiyah akan memasok barang untuk toko kelontong yang selama ini sulit bersaing dengan toko ritel modern maupun e-commerce.

Setiap Distribution Center Muhammadiyah akan mendistribusikan barang untuk 3.000 WarungMU di setiap kabupaten dan kota,”ungkap dia.

Menurut Imam Abda’I, Distribution Center Muhammadiyah mengadopsi model bisnis berbasis distribusi ritel yang tereintegrasi dengan Muhammadiyah. Sentra distribusi ini juga menghubungkan pemasok, warung kelontong, dan UMKM dalam satu jaringan berkelanjutan.

“Sasaran kita memang warung kelontong yang selama ini terus terhimpit oleh ritel modern,”tandas dia.

Jaringan Muhammadiyah menjadi keunggulan strategis dalam Jihad Ekonomi ini.

Distribution Center Muhammadiyah membuka jaringan pemasaran yang luas bagi produk UMKM dengan memastikan distribusi yang lebih efektif melalui jaringan warung kelontong. Karena itu, model distribusi ini akan memanfaatkan dukungan teknologi untuk mempermudah warung dalam mengelola persediaan, pencatatan hingga pemasaran.

“Jihad Ekonomi ini harus diwujudkan dalam bentuk yang konkret,” tegas Sutrisno Lukito. KBID-BE

Related posts

Tetap Gelar Syiar Aswaja saat Pandemi, PC GP Ansor Rangkul Banom NU Gayungan

RedaksiKBID

Partai Golkar Bertransformasi Menuju Partai Modern, Dikelola Berdasarkan Sistem dan Tidak Bersandar pada Ketokohan Personal

RedaksiKBID

Surabaya Diklaim Zona Hijau, Reni Pertanyakan Kriteria yang Dipakai Pemkot

RedaksiKBID