
KAMPUNGBERITA.ID-Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Drs. A. Teddy Setiabudi, M.T.,
terpilih sebagai Ketua Umum Perpamsi periode 2025- 2029. Dalam Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional (Mapamnas) XV Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) yang digelar di Surabaya, Sabtu (6/12/2025) malam,
dia memperoleh dukungan penuh dari 358 peserta yang hadir dalam pemilihan tersebut.
Sebelumnya, Perpamsi dipimpin oleh Lalu Ahmad Zaini (Dirut PDAM Tirta Giri Menang, Lombok, NTB). Namun, ia mundur pada 2024 untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Lombok Barat. Jabatan kemudian dilanjutkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Arief Wisnu Cahyono (Dirut Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya), hingga Mapamnas ini digelar.
Sementara Arief Wisnu Cahyono sendiri saat ini sudah tidak menjabat
Dirut Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya karena masa jabatannya telah berakhir.
sejak 18 November 2025.
Dalam proses pemilihan, Sabtu (6/12/2025), diawali dengan pendaftaran para calon yang menyatakan kesediaannya untuk memimpin organisasi perusahaan air minum nasional tersebut. Seluruh berkas diverifikasi panitia untuk memastikan kesesuaian dengan kualifikasi yang ditetapkan.
Dari rangkaian tahapan tersebut, satu kandidat (Teddy Setiabudi) memenuhi syarat dan resmi maju sebagai calon ketua umum, dan akhirnya menang.
Teddy Setiabudi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dirinya tidak menyangka bisa sampai pada tahap ini. “Saya tidak berpikir bisa sampai pada tahap ini. Harapan ini muncul dari kawan-kawan di seluruh Indonesia, sehingga saya ingin menjadikan Perpamsi sebagai rumah kita yang inklusif,” ujar dia.
Teddy Setiabudi menambahkan, bahwa tujuannya ingin menjadikan Perpamsi sebagai tempat untuk berkembang bersama, “Saya ingin Perpamsi didorong menjadi organisasi yang sehat, mampu membantu PDAM yang masih kurang sehat dengan bimbingan dan arahan dari PDAM yang sudah maju. Sudah saatnya Perpamsi menjadi rumah bersama yang inklusif, sehingga kita dapat berkembang dan maju bersama,” ungkap dia.
Lebih jauh, Teddy Setiabudi menegaskan, bahwa Perpamsi tidak hanya fokus pada aspek komersial, tetapi juga pada peningkatan efisiensi, pendapatan, layanan, dan kinerja perusahaan. Dia juga menekankan pentingnya membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar seluruh PDAM dapat maju dan berkembang bersama.
Perbaiki Pengolahan Air Bersih di Lokasi Bencana
Sementara langkah awal kepengurusan baru di bawah nahkoda Teddy Setiabudi adalah difokuskan pada penguatan kolaborasi dan percepatan bantuan ke Sumatera. Menurut dia, Perpamsi akan fokus untuk menangani masalah pengolahan air PDAM di lokasi bencana yang tidak berfungsi dengan baik.“Tentu saja pertama upaya untuk mengantisipasi dalam waktu yang cepat kebutuhan air minum masyarakat yang ada di situ, karena instalasi pengolahan airnya sendiri tidak bisa diproduksi,”ungkap dia.
Selain itu, lanjut dia, Perpamsi juga akan menjembatani perbaikan pengolahan air minum di lokasi bencana dengan Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Pusat.
“Ya, kita akan identifikasi persoalan di lapangan seperti apa, kemudian kita jembatani agar dari Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Provinsi bisa membantu dalam waktu cepat pemulihan kondisi,”tandas dia.
Dengan upaya itu, dia berharap masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara bisa kembali mendapatkan air bersih. “Masyarakat bisa tertangani dalam waktu yang cepat, itu target awalnya,” jelas dia.
Lebih jauh, Teddy Setiabudi mengatakan, Perpamsi melalui PDAM terdekat juga sedang memaksimalkan berbagai macam upaya, seperti penyediaan tangki air, instalasi, hingga air siap minum. “PDAM-PDAM yang dekat, yang memang mampu membantu secara otomatis, mereka menyiapkan dan juga melaksanakan bantuan langsung yang memang memiliki kemampuan, baik itu tangki, perpipaan, ataupun teknikal asisten yang dilakukan,”pungkas dia.KBID-BE
