Pedagang Hitech Mall Resah, Sewa Stand belum Juga Ada Kejelasan

Dengar pendapat Komisi B dengan para pedang Hitech Mall dan Pemkot Surabaya.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Rapat dengar pendapat terkait keluhan pedagang Hitech mall yang difasilitasi Komisi B DPRD Surabaya masih belum menemui titik terang. Pasalnya, keluhan pedagang belum terselesaikan.

Sebelumnya, pedagang mengeluhkan soal minimnya fasilitas di gedung Hitech mall. Di satu sisi, pedagang juga meminta kejelasan terkait sewa stand yang dirasa memberatkan pedagang di massa pandemi.

“Fasilitas lain yang menjadi keluhan pedagang seperti tangga eskalator tidak berfungsi, mesin ATM dan ditambah sewa stand yang agak memberatkan pedagang dalam kondisi pandemi,” kata Rudi selaku koordinator paguyuban pedagang Hitech mall surabaya usai rapat di kantor DPRD Surabaya, Rabu 16 September 2020.

Ia menjelaskan, mengenai sewa stand pihak Pemkot telah mengirim surat berisi tagihan sewa pada bulan April 2020 lalu. Lebih jelas ia mengatakan, pedagang sempat mengisi surat pernyataan terkait sewa stand. Namun, isi surat pernyataan itu sebatas kesanggupan pedagang tanpa tercantum nominal yang jelas.

“Dulu itu hanya perjanjian saja. Jadi pedagang ini tidak tahu nilai sewa berapa. Pedagang ini menempati, nanti sewanya itu urusan belakang. Nah, sekarang baru keluar tagihan sewa,” jelasnya.

Sementara Kabid Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Surabaya, Taufik Siswanto mengatakan, jika sebanyak 349 pedagang sudah menyetujui pernyataan itu. Dan pihaknya membuat tim appraisal.

“Harusnya ada kontrak terkait hal itu sanggup bayar sewa ada perjanjian ya ada kontraknya dari awal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, soal nilai sewa itu, pihaknya masih menunggu masukan pihak penyewa agar nantinya tidak ada yang diberatkan.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi B, Lutfiyah mendesak Pemkot segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Hitech mall.

“Kalau memang permasalahan ada pada pengelolaan yang belum jelas, maka Pemkot segera menyelesaikan. Kebutuhan pedagang harus diutamakan,” ujar legislator fraksi Gerindra itu.

Untuk harga sewa stand setiap bulan di gedung Hitech mall, Pemkot Surabaya telah mematok kisaran 130 ribu per meternya.

Karena rapat belum menemui titik terang, Komisi B pun meminta agar rapat dilanjutkan pada kesempatan selanjutnya setelah menemui kesepakatan yang jelas. KBID-DJI