Sempat Menolak, Keluarga Korban Covid-19 Akhirnya Bersedia Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan

Sejumlah keluarga korban Covid-19 saat berada di RS BDH.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Adanya penjemputan jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya pada, Selasa sore (25/8/2020) kemarin. Dibenarkan oleh Kapolsek Benowo, Kompol Hakim.

Kompol Hakim menyebutkan, sekira pukul 10.00 WIB keluarga jenazah Covid-19 tiba di RS BDH di Benowo Surabaya. Mereka memaksa menjemput paksa keluarga yang meninggal diduga Covid-19.

Sekitar pukul 12.45 WIB dilakukan mediasi antara keluarga jenazah, pihak RS, Polsek dan pihak Kecamatan Benowo.

Pihak keluarga bersikeras agar jenazah dimakamkan di TPU umum di Tubanan. Mediasi berjalan alot dan tidak ditemukan titik terang hingga dilakukan mediasi mulai sore hingga malam hari.

Pada dasarnya keluarga jenazah Covid-19 menerima dengan status keluarganya yang meninggal positif Covid-19. Namun, mereka meminta agar jenazah dimakamkan di TPU Umum di Tubanan, Kecamatan Tandes.

“Iya memang benar, kemarin sempat alot saat dilakukan mediasi mulai sore sampai malam, karena pihak keluarga bersikeras agar jenazah dimakamkan di TPU umum di daerah Tubanan,” kata Kompol Hakim, Kapolsek Benowo, Rabu (26/8) sore.

Masih kata Kapolsek, namun setelah pihak keluarga jenazah Covid-19 diberi pengertian serta pemahaman oleh pihak Rumah Sakit dan Gugus Tugas Pemkot Surabaya. Pihak keluarga akhirnya bisa menerima, dan jenazah bisa dimakamkan secara protokol Covid-19.

“Awalnya sempat tidak mau dimakamkan dengan protokol Covid-19. Namun setelah diberi pemahaman, pihak keluarga akhirnya mengerti dan mengizinkan dimakamkan sesuai protokol Covid-19,” tambah Kapolsek.

Jenazah positif Covid-19 pun akhirnya dimakamkan di Babat Jerawat dengan pengawalan dari aparat kepolisian. Pemakaman sendiri berlangsung kondusif dan aman, pungkasnya. KBID-RIZ