KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Pimpinan DPRD Surabaya Sepakat Fasilitas Publik Dimanfaatkan Maksimal untuk Warga

Laila Mufidah
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah.@KBID2023

KAMPUNGBERITA.ID – Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah sepakat apabila fasilitas publik yang dimiliki Pemkot Surabaya dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan warga. Untuk itu, dia mendesak setiap aset dan fasilitas publik milik Pemkot Surabaya mempunyai nilai manfaat. Termasuk keberadaan gedung Lapangan Tambak Internasional Kedung Cowek.

Diketahui, lapangan yang dibangun pada 2019 dengan menelan anggaran Rp 54 miliar tersebut belum dimaksimalkan. Termasuk penambahan anggaran pada 2020 sebesar Rp 24 miliar. Saat itu, pandemi COVID-19 melanda sehingga masa depan lapangan tembak bertaraf internasional tersebut betul-betul diuji.

“Saat ini juga makin diuji. Semua mendukung jika lapangan tembak itu bisa dimanfaatkan untuk masyarakat. Kalau ada wacana untuk rumah sakit, kami mendukung,” kata Laila Mufidah.

Politisi dari PKB ini mendukung penuh agar setiap gedung dan aset yang dibangun Pemkot Surabaya tidak mangkrak. Ia mengatakan setiap aset harus memberi nilai manfaat kepada masyarakat. Saat pandemi melanda, keberadaan Lapangan Tembak tersebut sangat bermanfaat. Bangunan dua lantai di lahan seluas tiga hektare itu difungsikan sebagai rumah sakit lapangan. Saat puncak pandemi COVID pada 2020, warga Surabaya tertolong dengan keberadaan RS lapangan di lapangan tembak tersebut.

Korban bisa dikendalikan karena pasien segera mendapat penanganan. Saat itu, rumah-rumah sakit penuh dengan pasien. Lapangan Tembak memberikan nilai manfaat dengan kapasitas tampung pasien lebih dari 400 pasien.

Saat ini keberadaan aset Pemkot tersebut perlu dimaksimalkan. Laila mendesak agar bangunan luas itu segera termanfaatkan dengan baik. Pimpinan DPRD ini akan mengecek anggaran terkait dukungan pembangunan lapangan tembak. Soalnya, awal dibangun telah menelan Rp 54 miliar dan kembali mendapat tambahan anggaran Rp 24 miliar.

“Saya yakin, aset Pemkot tersebut bisa dimanfaatkan kepada masyarakat. Kita mendorong agar dilakukan optimalisasi agar Lapangan Tembak tidak mangkrak. Eman,” tandas Laila.

Gedung dua lantai yang didesain untuk olahraga tembak tersebut masih terawat. Jika muncul wacana tetap akan berkembang menjadi rumah sakit, Laila Mufidah akan mendukung.

“Informasi yang saya terima memang untuk proyeksi RS tipe C,” kata Laila.

Artinya bisa memperluas layanan standar kepada semua lapisan masyarakat. Layanan kesehatan juga makin dekat. Berbeda dengan rencana pembangunan RS Gujung Anyar di wilayah Surabaya Timur. RS ini tipe B. KBID-PAR

 

 

Related posts

Forwas Bekali Ilmu Jurnalistik Kepada Mahasiswa Filkom Unusida

RedaksiKBID

DPRD Surabaya Tuntaskan Draft Raperda Toleransi, Josiah Michael: Tolak Pembangunan Tempat Ibadah Bisa Dipenjara Dua Tahun

RedaksiKBID

IKA PMII Jatim Rancang KUBS untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat

RedaksiKBID