KampungBerita.id
Headline Teranyar

Tangani 4000 Kasus Perceraian, PA Sidoarjo Gelar Sidang Keliling

Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo saat menggelar Sidang Keliling di Kantor Kecamatan Krian.

KAMPUNGBERITA.ID – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sidoarjo menggelar Sidang Keliling, di kantor Kecamatan Krian, Kamis (12/4). Terobosoan ini diharapkan mempercepat penanganan kasus diantaranya kasus percerain yang tembus hingga 4000 kasus.

Ketua PA Sidoarjo Mochamad Jauhari menyatakan, total kasus yang ditangani PA saat ini sebanyak 5000-an kasus. Dan yang paling banyak, kasus perceraian mencapai 4000 kasus. Pihaknya kewalahan menangani banyaknya kasus perceraian itu.

Sebab jumlah hakim yang menangani terbatas. “Maka kita coba melakukan terobosan dengan melakukan Sidang Keliling di kecamatan-kecamatan untuk jemput bola,” ungkapnya saat menggelar Sidang Keliling PA, di Kantor Kecamatan Krian.

Program Sidang Keliling ini diharapkan membantu mempercepat proses penanganan kasus perceraian, istilahnya menurut Jauhari, jemput bola di kecamatan-kecamatan. Sidang Keliling ini juga menangani sengketa harta waris.

Selain itu juga menangani perubahan nama di akta nikah dan melayani sidang isbat (pengesahan) perkawinan bagi pasangan yang sudah nikah siri difasilitasi agar mengurus akta nikah.

Sementara itu, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin prihatin melihat tingginya kasus perceraian di Sidoarjo. Wabup membenarkan pasangan muda saat ini minim pengetahun tentang pra-nikah. Padahal pemahaman masalah pra-nikah sangat penting bagi setiap calon pengantin.

Untuk itu, menurut Wabup, Balai Nikah yang ada di KUA (Kantor Urusan Agama) harus lebih serius dalam menyelenggarakan pendidikan pra-nikah. Harus diakui, selama ini pasangan yang akan menikah terkadang tidak memiliki wawasan yang cukup untuk menikah.

“Memang sebenarnya permasalahannya cukup kompleks. Namun demikian, itu menunjukkan juga lemahnya wawasan mereka tentang pernikahan. Karena itu pendidikan pra nikah harus diperkuat,” tandasnya. KBID-AIN

Related posts

NU HUB Bangun Ekosistem Digital untuk Start Up Santri

RedaksiKBID

Puluhan Ribu Massa Hadiri Aksi Bela Palestina, MUI Serukan Boikot AS

RedaksiKBID

Nasib Pedagang Pasar Turi Kini, Jadi Sopir hingga Menganggur

RedaksiKBID