KampungBerita.id
Matraman Teranyar

Korupsi Bupati Nganjuk, Seluruh OPD Diperiksa KPK, Ruang Sekda hingga RSUD Nganjuk Digeledah

Tim Penyidik KPK mengamankan empat koper berisi berkas usai melakukan penggeledahan.

KAMPUNGBERITA.ID – Kasus korupsi Bupati Nganjuk Taufiqurrahman bakal terus melebar hingga banyak pejabat yang diprediksi menjadi tersangka. Terbukti, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa seluruh OPD di jajaran eselon II Pemkab Nganjuk, Mereka menjalani pemeriksaan di Ruang rapat peringgitan atas permintaan penyidik KPK, Selasa (31/10).

Diantara mereka yang terlihat dalam pemeriksaan adalah Plt Sekda Agus Subagio, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKD, Dirut RSUD Kertosono dan RSUD Nganjuk.

Pada pemanggilan pemeriksaan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB, dalam ruang peringgitan secara tertutup dan dijaga oleh aparat kepolisian.

Beberapa orang yang telah menjalani pemeriksaan yaitu Asisten umum Rajuli mengatakan, pemeirkaan yang di lakukan yaitu hanya ingin mengetahui alat komonikasi yang di pakai selama ini, bahkan pihak penyidik sendiri tidak memberikan pertanyaan. Tapi dari pemenggilan tersebut masih terkait proses perekrutan pegawai yang berada di Pemerintahan Kabupaten Nganjuk.

Hal senada juga di sampaikan kepala BPBD Sukoyono, bahwa yang dilakukan pemeriksaan atau diberikan pertanyaan adalah mereka yang dulunya pernah dikembalikan berkasnya saat ini di minta kembali untuk.

“Tidak ada pertanyaan yang saya tau dulu saat berkas yang pernah di kembalikan KPK saat ini berkas tersebut di minta kembali,” kata Sukoyono.

Pada pemeriksaan di peringgitan KPK membawa tiga koper berisi berkas pemeriksaan langsung dimasukkan ke mobil tim KPK. Kemudian penyidik KPK melanjutkan memeriksa ruang kerja Plt Sekda dan ruang administrasi umum, dan lokasinya masih di seputar Pendopo kabupaten Nganjuk.

Hingga pukul 16.00 penggeledahan juga di lakukan di dua tempat yaitu di RSUD Kertosono dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, penggledahan yang di lakukan kantor dinkes sekitar 8 orang penyidik.

Kepala Dinas Kesehatan Ahmad Nur Cholis mengatakan, pihaknya memang mendampingi KPK dalam pemeriksaan khususnya yang berkaitan pengangkatan GTT pegawai Puskesmas,  dan tidak ada pertanyaan yang disampaikan tim penyidik.

“Saya hanya memberikan pertanyaan seperlunya dan menunjukkan berkas terkait pengangkatan GTT yang sudah di SK kan,” kata Nur Cholis.

Penggeledahan yang di lakukan di Dinkes diperkirakan sekitar pukul 17.00 tim penyidik meninggalkan kantor dengan membawa 2 koper berisikan berkas, dan selanjutnya melakukan penggeledahan di RSUD Nganjuk.

Hingga saat ini sudah ada tempat-tempat yang telah dilakukan penggeledahan di antaranya mulai dari Dikpora, Lingkungan Hidup, RSUD Nganjuk, RSUD Kertosono, Dinkes, Rumah Pribadi Bupati Nganjuk, Rumah Pribadi Plt Sekda, Rumah Pribadi Kepala BKD, Dinas Pertanian. KBID-NGK

Related posts

Surabaya jadi Kota Pertama Implementasi Program IdCamp Offline

RedaksiKBID

Ning Ita Hadiri Rakomwil IV Apeksi ke-15 di Surabaya

RedaksiKBID

Ratna Juwita Bantu Ratusan APD pada Gugus Tugas Covid-19 Tuban

KBIDTuban