KampungBerita.id
Headline Kampung Bisnis Teranyar

Konstruksi Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, Saham Waskita Melemah

Pergerakan saham PT Waskita Karya sehari pascaambruknya girder tol Pasuruan-Probolinggo

KAMPUNGBERITA.ID – Saham PT Waskita Karya Tbk atau WSKT ditutup melemah pada Senin, 30 Oktober 2017. Saham WSKT ditutup pada angka Rp 2.150 per saham atau turun 2,27 persen dari penutupan sebelumnya, yaitu Rp 2.200.

Analis dari Binaartha Securitas, Reza Priyambada, menilai ambruknya konstruksi jalan tol Pasuruan yang terjadi kemarin tidak berpengaruh secara signifikan pada pergerakan saham WSKT. “Naik-turunnya, tidak terlalu signifikan ke sahamnya. Tidak banyak terpengaruh. Ada (pengaruh, tapi tidak) signifikan,” kata Reza, Senin (30/10).

Saham WSKT sempat naik 20 poin atau mencapai Rp 2.220, juga sempat turun menyentuh Rp 2.120. Market cap hingga ditutup mencapai Rp 29.18 triliun. “Ini terlihat seperti asumsi, tidak terjadi aksi jual,” katanya.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan segera menyusun langkah pengendalian strategis untuk pembangunan konstruksi jalan tol. Salah satunya dipicu oleh ambruknya girder proyek jalan tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur, pada 29 Oktober 2017 yang memakan korban jiwa.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto menyebutkan sebelumnya juga ada kejadian ambruknya jembatan penyeberangan di jalan tol Bocimi pada 22 September 2017.
“Penyusunan langkah pengendalian strategis diperlukan agar kejadian tidak berulang,” ujarnya seperti dilansir Tempo.co.KBID-NAK

Related posts

Warga Butuh Suntikan Modal untuk Kembangkan Sektor Peternakan di Surabaya Barat

RedaksiKBID

PDI Perjuangan Meminta Walikota Diskresi Aturan PPDB Zonasi

RedaksiKBID

Terungkap, Pembunuhan Dukun Lintrik di Sidoarjo Bermula dari Utang Piutang

RedaksiKBID