KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Masjid As Sakinah kembali Dibangun, GP Ansor Surabaya dan Muhammadiyah Siap Pasang Badan Kawal Pembangunan

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah, Novi Amirul Fatah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi, dan Ketua PC GP Ansor Surabaya, Farid Afif saat menggelar jumpa pers terkait pembangunan Masjid As Sakinah

KAMPUNGBERITA.ID – Setelah PCNU Surabaya mendukung pembangunan masjid As-Sakinah dengan lebih megah di kompleks DPRD Surabaya, kali ini giliran GP Ansor Kota Surabaya. Pemuda Ansor siap mengawal pembangunan hingga tuntas.

Tidak hanya Ansor, pemuda Muhammadiyah juga memberikan sikap yang sama. Ketua GP Ansor Surabaya

Faridz Afif mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan sikap Pemkot Surabaya terkait pembangunan

masjid As-Sakinah yang akan membangun kembali masjid dengan ukuran lebih besar dan megah.

Diharapkan dengan adanya perluasan masjid yang terletak di komplek Balai Pemuda itu, jumlah jamaah

akan semakin bertambah banyak dan mampu menjadikan masjid sebagi pusat pendidikan serta kajian ilmu

dalam mendidik umat berakhlaqul karimah.

“Kami secara tegas menyampaikan pernyataan bahwa GP Ansor bersama dengan Banser mendukung dan

mengawal penuh pembangunan masjid As-Sakinah sampai tuntas,” kata Afif, Jumat (15/12).

Terkait bentuk pengawalan pembangunan masjid As-Sakinah yang akan dilakukan GP Ansor dan

Muhammadiyah, Gus Afif, apaan akrabnya, akan menerjunkan beberapa pemuda untuk mengawal pembangunan

masjid dan secepat mungkin melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Minimal kami menurunkan 50 orang untuk mengawal,” imbuhnya.

Sedangkan Novi Amirul Fatah selaku Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Surabaya menyampaikan beberapa

sikap dari Pemuda Muhammadiyah terkait dukungan pembangunan masjid As-Sakinah. Beberapa poin

tersebut, jelas Novi, diantaranya, pembangunan masjid di lingkungan tersebut hendaknya menjadi

ruang bagi publik.

Kedua, masjid dibangun kembali lebih luas dan megah agar menampung jamaah lebih banyak. Serta ada

tempat dan fasilitas pengganti sholat yang memenuhi syarat. “Kami Pemuda Muhammaditah siap mengawal

dan barangsiapa ada yang mengganggu proses pembangunan masjid akan berhadapan dengan kami,” tegas

Novi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Tata Ruang Kota Surabaya, Ery

Cahyadi menyampaikan, pemkot bersama alim ulama segera melakukan pembongkaran masjid dalam waktu

dekat. “Setelah kami duduk bersama, Insya Allah hari Rabu, (20/12) akan dilakukan pembongkaran,”

ungkap Ery.

Pembongkaran, lanjut Ery, segera dilakukan berdasarkan arahan dari para sesepuh dan kyai yang

meminta agar masjid segera dirobohkan dan dibangun masjid yang lebih besar dan megah.
Setelah mendapat dukungan dan respons positif dari para alim ulama, Ery berharap dengan dibangunnya

kembali masjid As-Sakinah dapat berguna dan bermanfaat sebagai sarana ibadah yang lebih khusyu dan

representatif.

“Pembangunan masjid ini utamanya untuk membangun umat Islam yang berakhlaqul karimah,” ujarnya.

Ery mengungkapkan, sesuai dengan arahan alim ulama menyampaikan bangunan sekitar harus mengalah

dengan pelebaran masjid bukan masjid yang mengalah dengan dibangun dengan ukuran tetap atau lebih

kecil.

Sebelumnya dukungan pembangunan masjid As-Sakinah datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa

Timur bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah

(PDM) Surabaya. KBID-NAK

Related posts

Rekapitulasi Suara 38 Kabupaten/Kota di Jatim, KPU Surabaya belum Kelar

RedaksiKBID

DLH Bojonegoro Launching Pembayaran Retribusi Persampahan Melalui QRIS dan Virtual Account

RedaksiKBID

Spoil Bank Normalisasi Sungai Sadar Dikeluhkan Warga Mojokerto

RedaksiKBID