KampungBerita.id
Kampung Raya Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Pilkada Surabaya 2024, Demokrat Hanya Kirim Nama Eri Cahyadi-Armuji ke DPP

Ketua Tim.Pemenangam Pemilu DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Moch Machmud.@KBID-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sudah mengirimkan nama-nama Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) dan Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) yang telah mendaftar ke Partai Demokrat ke DPP.

Berapa nama yang dikirim? Menurut Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Surabaya, Moch Machmud, sejak partainya membuka pendaftaran mulai awal April hingga 31 Mei 2024, ternyata yang mendaftar hanya Eri Cahyadi.

“Jadi, tak ada calon lain yang mendaftar, kecuali Pak Eri Cahyadi,”ujar dia, Senin (3/6/2024) sore.

Karena tak ada calon lain yang mendaftar, lanjut Machmud, maka nama pasangan Eri Cahyadi-Armuji yang dikirim ke DPP.
” Ya, semoga dalam waktu dekat, ya pertengahan Juni, Eri Cahyadi-Armuji akan mengantongi surat tugas atau bisa disebut rekom sementara dari DPP. Karena calon yang menerima surat tugas, 90 persen pasti dapat rekom,” imbuh dia.

Jika pasangan petahana Eri Cahyadi-Armuji sudah menerima rekomendasi dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), maka seluruh kader Partai Demokrat Kota Surabaya siap untuk memenangkan mereka dalam Pilkada Surabaya 2024, 27 November mendatang.

Setiap Eri Cahyadi ketemu pimpinan parpol selalu disodori nama kader dari parpol tersebut untuk menjadi wakilnya, menurut Machmud yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, hal seperti ini biasa dalam politik. Wong namanya usaha, siapa tahu berhasil.

Tapi sepengatahuan Machmud, pasangan petahana Eri Cahyadi-Armuji itu satu paket. Bahkan, saat mengambil formulir di Partai Demokrat, Eri Cahyadi juga menyampaikan akan satu paket dengan Armuji.

Apakah Demokrat juga menyodorkan nama wakil? Machmud mengaku iya. “Enggak apa -apa, wong namanya usaha. Mungkin di parpol lain juga terjadi seperti itu (menyodorkan nama wakil). Di politik hal seperti itu biasa. Nanti dalam perjalanannya bisa berubah atau tetap, itu juga biasa. Di politik itu bisa berubah sewaktu-waktu.Tapi kami sudah diberitahu sama Pak Eri kalau wakilnya nanti Armuji, ” ungkap dia.

Seandainya Eri Cahyadi memintanya menjadi wakil, apa siap? Dengan diplomatis Machmud menyatakan siap saja. “Kalau Pak Eri yang meminta saya siap mundur dari anggota DPRD Surabaya. Tapi sekarang ini kita sudah tahu kalau itu (wakil wali kota, red) jatahnya Pak Armuji,” tandas dia.

Mantan jurnalis yang dikenal kritis ini, melihat potensi Eri Cahyadi memang sangat tinggi. Bahkan, sampai hari ini siapa calon lawan pasti Eri Cahyadi belum ada yang muncul. “Survei Pak Eri cukup tinggi. Sementara belum ada pesaing yang muncul, ” imbuh dia,

Ditanya soal parpol-parpol lebih memilih mengusung Eri Cahyadi-Armuji yang notabene kader PDI-P, ketimbang kader sendiri, apa ini bukan bentuk kegagalan kaderisasi partai yang tak mampu menghasilkan kader terbaik untuk bersaing di Pilkada Surabaya? Machmud menegaskan, pihaknya memang harus realistis.  Pilkada Surabaya itu adalah pemilihan figur. Siapa figur yang dikenal masyarakat, itu yang akan dipilih. “Jadi, Pak Eri Cahyadi-Armuji nanti tidak hanya diusung PDI-P saja, tapi juga PKB, Demokrat dan partai lainnya.” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Soal Kader PDI-P Saling Sikut Berebut Suara, Adi Sutarwijono: Dalam Kompetisi Pemilu Pasti Terjadi Dinamika Itu!

Baud Efendi

Ansor Sesalkan Pengusiran Wartawan TV saat Liput Kirab Satu Negeri di Balaikota

RedaksiKBID

Warga Binaan Lapas I Surabaya Dilatih Budi Daya Alpukat Aligator

Baud Efendi